Rantauprapat- Pasangan suami istri Sujud Gunawan dan Darsini tidak lagi bisa berharap banyak
daripemerintah kabupaten Labuhanbatu, khususnya Bupati Tigor Panusunan
Siregar, untuk mendapatkan bantuanbagi putrinya, Juhaibah (10), yang telah
tujuh tahun lebih mengalami lumpuh total akibat dugaan mal praktiksekitar
tahun 2003 silam. Kepastian ini diungkapkan Tigor, saat dikonfirmasi kabar-labuhanbatu.com
terkaitpengajuan bantuan yang disampaikan keluarga kurang mampu itu ke bupati
belum lama ini.
“Anak itu tidak bisa lagi disembuhkan, tinggal butuh perawatan dari orang tua,” jelasnya Tigor disela acara pelantikan sejumlah pejabat daerah di kantor bupati Labuhanbatu, Rabu sore.
Meski begitu, Tigor juga mengakui telah menerima surat permohonan bantuan pengobatan dari keluarga Juhaibah. Namun, karena alasan tidak adanya lagi kemungkinan sembuh untuk bocah malang tersebut, maka pemkab tidak dapat memberikan bantuan untuk pembiayaan medis.
“Penyakitnya tidak dak ada obatnya itu, dia tidak perlu perawatan medis, jadi tidak ada bantuan dari Pemerintah,” jelasnya.
Seperti diberitakan, keluarga Juhaibah hingga kini masih berharap ada uluran tangan dari berbagai pihak untuk kelangsungan hidup dan pengobatan anak mereka. Sejumlah bantuan sebelumnya juga telah disampaikan berbagai pihak, baik dari perorangan maupun komunitas yang peduli terhadap kondisi bocah malang tersebut.(RIAL)
“Anak itu tidak bisa lagi disembuhkan, tinggal butuh perawatan dari orang tua,” jelasnya Tigor disela acara pelantikan sejumlah pejabat daerah di kantor bupati Labuhanbatu, Rabu sore.
Meski begitu, Tigor juga mengakui telah menerima surat permohonan bantuan pengobatan dari keluarga Juhaibah. Namun, karena alasan tidak adanya lagi kemungkinan sembuh untuk bocah malang tersebut, maka pemkab tidak dapat memberikan bantuan untuk pembiayaan medis.
“Penyakitnya tidak dak ada obatnya itu, dia tidak perlu perawatan medis, jadi tidak ada bantuan dari Pemerintah,” jelasnya.
Seperti diberitakan, keluarga Juhaibah hingga kini masih berharap ada uluran tangan dari berbagai pihak untuk kelangsungan hidup dan pengobatan anak mereka. Sejumlah bantuan sebelumnya juga telah disampaikan berbagai pihak, baik dari perorangan maupun komunitas yang peduli terhadap kondisi bocah malang tersebut.(RIAL)