Informasi
yang dirangkum kabar-labuhanbatu.com, insiden pembobolan brankas
perusahaan baru diketahui pada Senin (18/09) pagi tadi sekitar pukul
07.00 wib.
“Kami
masuk kantor jam tujuh tadi, waktu saya masuk gerbang sama karyawan
yang lain, saya terkejut ketika melihat pintu kasir rusak, terus saya
lapor langsung sama Satpam, sekitar jam sembilan barulah kejadian ini
dilaporkan ke Polisi,” jelas Kasir CV Indako Trading Co, Eka Pianti, di
TKP.
Sementara
dari pantauan di TKP, satu unit brankas yang berada di salah satu
ruangan yang dibobol maling masih berada di tempat.
“Hari sabtu kita masukkan duit kedalam brankas seratus tujuh puluh juta, hari minggu tiga puluh juta, tapi kita belum tahu apa hilang atau tidak duit itu, karena brankasnya masih terkunci,” tambah Eka.
“Hari sabtu kita masukkan duit kedalam brankas seratus tujuh puluh juta, hari minggu tiga puluh juta, tapi kita belum tahu apa hilang atau tidak duit itu, karena brankasnya masih terkunci,” tambah Eka.
Belum
dipastikan jumlah pelaku maupun kerugian yang diderita perusahaan
showroom salah satu produk sepeda motor tersebut. Selain itu, jumlah
pelaku juga belum dipastikan, namun diperkirakan lebih dari satu orang.
Kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti dari TKP, diantaranya satu
tabung elpiji 3 kilogram, satu gulungan kawat jaring dan sejumlah benda
yang dimasukkan dalam karung. (Rial)

